Kamis, 22 Januari 2015

Being Forgotten.



Mungkin memang sudah bukan masanya, aku
Atau mungkin memang sudah tak pantas lagi dipedulikan
Bagi seseorang yang masanya telah habis, 
Hal itu memang menyakitkan
Karena telah menjadi sebuah hal yang tak diprioritaskan lagi

Bahkan untuk sekedar mengingat nama dan wajahku pun,
kau tak mau
Apalagi jika kau harus menyimpan seluruh memori, 
yang pernah kita ukir bersama, 
berdua.

Sebagai yang telah ditiadakan dari otakmu, 
kini aku menjelma menjadi sebuah kenang-kenangan, 
yang mungkin atau bahkan, 
tak akan pernah kamu tengok lagi.

Terbuang..
Iya, itulah aku sekarang
Telah menjadi serpihan-serpihan sampah kecil, 
dari sebagian kisah hidupmu. 

Aku yang dulu menemanimu melangkah, 
bahkan saat kau tertatih pun, 
aku tetap memapah, 
tetap berjalan bersisian
Walaupun kini sudah tidak lagi

Mungkin kini memang sudah bukan tempatku
Bukan lagi aku yang pantas, 
memapahmu saat kau butuh berjalan jauh, 
saat kau tak mampu berjalan sendiri

Mungkin memang saat ini, 
kau sudah bisa berjalan sendiri, 
atau bahkan berlari
sehingga aku dan bayangan kita berdua dulu, 
tak akan bisa terlihat lagi

Terbuang, 
terlupakan, 
dan tak pernah dipungut lagi

Kamis, 01 Januari 2015

Resolusi 2015

Tahun baru sebenernya momen yang biasa aja, menurut gue. Momen dimana gue melihat di semua socmed banyak post, "makan terakhir di 2014", "begadang terakhir di 2014", "pipis terakhir di 2014" dan sebagainya. Nah, begitu udah ganti tahun juga mulai bertebaran post, "sarapan pertama 2015", "berak pertama 2015-an", dan lain-lain. 

Bukan cuma itu doang sih sebenernya, momen pergantian tahun juga jadi ajang buat orang-orang "Adu Resolusi 2015". Seru-seru sih resolusi orang-orang yang gue baca. Ada yang punya pacar baru, berhasil diet, lepas status jomblo perak, dan yang paling sering adalah, "Be better than 2014". Ehm, gak cuma mereka aja, gue juga punya resolusi di tahun 2015. Iya, resolusi ala-ala gue, kurang lebih begini: